
Banyak para UMKM kuliner fokus pada rasa makanan, harga jual, dan promosi. Tetapi sayangnya, masih banyak yang menganggap packaging makanan hanyalah pelengkap. Padahal dalam bisnis makanan modern, packaging memiliki peran besar dalam menjaga kualitas makanan, meningkatkan branding, menarik perhatian pelanggan, menjaga keamanan saat delivery dan meningkatkan repeat order
Kesalahan memilih packaging bisa membuat makanan bocor, tampilan kurang menarik, bahkan menurunkan kepercayaan pelanggan. Agar bisnis kuliner Anda tidak mengalami hal yang sama, berikut 5 kesalahan UMKM saat memilih packaging makanan yang paling sering terjadi.
1. Memilih Packaging Hanya Karena Harga Murah
Banyak UMKM memilih kemasan termurah tanpa memperhatikan kualitas materialnya. Akibatnya, kemasan mudah bocor, cepat rusak, tidak tahan panas, tampilan terlihat murahan, customer kecewa saat makanan datang, padahal packaging adalah bagian dari pengalaman pelanggan.
Bayangkan jika makanan enak tetapi kemasan penyok dan minyak bocor. Pelanggan tetap akan memberi kesan buruk terhadap bisnis Anda.
Kenapa Packaging Berkualitas Itu Penting?
Packaging yang baik membantu menjaga kualitas makanan, membuat makanan terlihat premium, meningkatkan kepercayaan pelanggan dan dapat memperkuat branding bisnis untuk makanan delivery, banyak UMKM sekarang mulai menggunakan kemasan thinwall karena lebih kuat dan aman dibanding wadah biasa.
2. Tidak Menyesuaikan Packaging dengan Jenis Makanan
Setiap makanan membutuhkan jenis kemasan berbeda. Tetapi masih banyak UMKM menggunakan satu jenis packaging untuk semua menu. Akibatnya makanan cepat lembek, kuah tumpah, minyak rembes dan makanan berubah bentuk saat delivery Contoh kesalahan yang sering terjadi:
| Jenis Makanan | Kesalahan Packaging |
| Nasi Goreng | Menggunakan box tipis |
| Makanan Berkuah | Tidak menggunakan tutup rapat |
| Salad | Menggunakan kemasan panas |
| Fried Chicken | Tidak memakai anti minyak |
Solusinya? Pilih packaging berdasarkan karakter makanan.
Contoh:
- makanan panas → gunakan food grade tahan panas
- makanan delivery → gunakan kemasan kuat
- makanan premium → gunakan desain modern
- catering → gunakan mika bento
Untuk kebutuhan catering dan makanan premium, banyak bisnis sekarang menggunakan mika bento karena tampilannya lebih rapi dan elegan.
3. Tidak Memikirkan Branding Packaging
Masih banyak UMKM menggunakan kemasan polos tanpa identitas brand. Padahal packaging bisa menjadi media promosi gratis. Packaging yang memiliki logo, warna brand, desain menarik, informasi bisnis, akan lebih mudah diingat pelanggan. Hal ini yang bisa Anda lakukan dengan cara printing kemasan Anda, Apabila masih bingung? Anda juga bisa hubungi jasa printing kemasan yang bisa membuat kemasan Anda memiliki tampilan yang menarik.
Kenapa Branding Packaging Penting?
Karena sekarang konsumen suka upload makanan ke media sosial, share pengalaman delivery, membeli produk yang terlihat profesional Packaging yang menarik bisa meningkatkan repeat order, trust customer, nilai jual makanan serta branding bisnis
Packaging Sekarang Adalah Bagian Marketing
Brand besar sangat serius dalam urusan packaging. Karena mereka tahu bahwa packaging bisa mempengaruhi keputusan pembelian. UMKM juga bisa mulai menggunakan custom packaging untuk meningkatkan profesionalitas bisnis.
4. Mengabaikan Faktor Food Grade
Ini kesalahan yang cukup berbahaya. Beberapa UMKM masih menggunakan kemasan yang belum jelas keamanan materialnya. Padahal kemasan makanan harus menggunakan bahan food grade agar aman bersentuhan langsung dengan makanan, jika tidak food grade, zat kimia dapat berpindah ke makanan. bau plastik muncul dan kualitas makanan menurun serta berbahaya bagi kesehatan, apalagi untuk makanan panas dan berminyak. Karena itu, jangan hanya fokus harga murah. Pastikan kemasan memang aman digunakan untuk makanan.
5. Tidak Memikirkan Pengalaman Delivery
Era bisnis kuliner sekarang sangat bergantung pada delivery online seperti:
- GoFood
- GrabFood
- ShopeeFood
Sayangnya, banyak UMKM masih memilih packaging yang tidak cocok untuk pengiriman. Akibatnya, makanan tumpah, bentuk makanan rusak, customer komplain, rating toko turun padahal packaging delivery harus memiliki tutup rapat, struktur kuat, tahan tekanan, anti bocor dan nyaman dibawa. Packaging yang baik akan menjaga makanan tetap menarik sampai ke tangan pelanggan.
Dampak Packaging terhadap Penjualan
Banyak UMKM tidak sadar bahwa packaging bisa mempengaruhi omzet. Packaging yang bagus membuat makanan terlihat lebih premium, pelanggan lebih percaya, harga jual bisa lebih tinggi, bisnis terlihat profesional Bahkan sekarang banyak pelanggan memilih makanan berdasarkan tampilan packaging di aplikasi delivery.
Tips Memilih Packaging yang Tepat untuk UMKM
Sebelum membeli packaging makanan, perhatikan hal berikut:
- Pastikan Food Grade: Utamakan keamanan makanan.
- Sesuaikan dengan Jenis Menu: Jangan gunakan satu packaging untuk semua makanan.
- Prioritaskan Delivery Friendly: Pastikan kuat saat pengiriman.
- Pertimbangkan Branding: Gunakan packaging yang mendukung identitas bisnis.
- Pilih Supplier yang Konsisten: Pastikan kualitas produk stabil dan stok aman.
FAQ – Tentang Packaging Makanan UMKM
Ya. Packaging mempengaruhi first impression, branding, dan pengalaman pelanggan.
Biasanya karena salah memilih jenis kemasan atau kualitas packaging terlalu tipis.
Sangat cocok, terutama untuk membangun branding agar bisnis terlihat lebih profesional.
Mika bento dan thinwall menjadi pilihan populer karena praktis dan tampilannya rapi.
Masih bingung memilih kemasan makanan yang tepat?
Konsultasikan kebutuhan packaging bisnis Anda sekarang juga! Kunjungi marhen.co.id untuk menemukan berbagai pilihan kemasan makanan & minuman yang cocok untuk usaha kamu.